Senin, 28 April 2008

Slankers

muzik
Di antara hiburan yang dapat menghibur jiwa dan menenangkan hati serta mengenakkan telinga,ialah nyanyian.

Namun di situ ada beberapa ikatan yang harus kita perhatikan sehubungan dengan masalah nyanyian,yaitu;

nyanyian itu harus di peruntukan buat sesuatu yang tidak bertentangan dengan ethika dan ajaran islam.oleh karna itu kalau nyanyian-nyanyian tersebut penuh dengan pujian-pujian baik tidak menyindir.
mungkin subjek nyanyian iyu sendiri tidak menghilangkan pengarahan islam,tetapi cara menyanyikan yang dilakukan oleh si penyanyi itu dengan perasaan,misalnya lenggang gaya dengan suatu kesenjangan yang dapat membangkitkan nafsu dan menimbulkan amarah.
tinggal ada beberapa hal yang seharusnya setiap pendengarnya itu sendiri yang memberitahu kepada dirinya sendiri,yaitu apabila nyanyian atau satu macam nyanyian itu dapat membangkitkan nafsu dan menimbulkan fitnah serta amarah

Kelas Baru

Dari kanan; triyanto(aku),tatak,sabil,fida.

Setelah menikmati ruangan kelas baru, sambil bergaya saya dengan teman-teman tampak gembira. Terutama teman saya yang memakai jaket kuning. Seperti anak salak yang baru dikupas.
tetapi kelas yang paling berkesan kelas lama di situ banyak kenangan yang tidak terlupakan sewaktu bercanda ria bersama teman-teman yang lain

The men

Weleri, 28 April 2007

Ba'da shalat Dhuha anak2 12 Ipa beraction bareng di depan masjid Jami' Weleri
Saya yang paling depan dan kanan
bersama teman-teman foto bersama untuk kenang-kenangan karna sebentar lagi kita akan berpisah mugkin ada yang melanjutkan ke perguruan tingi,mungkin ada yang bekerja,dll

Minggu, 27 April 2008

Akademi Fantasi


Akademi fantasi,
Akademi Mimpi

mementingkan tontonanya. hinga kemudian penggemar mulai dikelola secara kualitatif yang ditunjukan dengan penuhnya penonton di studio.
Tahapan berikutnya, pengelolaan penggemar pada evolusi inilah yang kini marak dilakukan industri televisi. Sebut saja keterlibatan pemisa dalam menentukan bintang melalui sms. Pada Grand Final AFI pertaman misalnya, ternyata sms masukmencpai kurang lebih 400.000 sms. Angka fantastis yang menunjukkan besarnya antusiasme pemirsa terhadap acara realiti show tersebut.
Dengan demikian dapat dikatakan bahwa pengelolahan penggemar dengan partisipasi yang produktif tersebut, mampu mempengaruhi emosi pemirsa sehingga menambvah dramatis suasana ajang pemilihan bintang yang merupakan program lisensi dari televisi La Academia Mexico. Tak hanya itu jarak yang dahulu terbentang antara bintang televisi dan pemirsapun menjadi pudar, karena adalah lelakon. Meminjam istilah Marshal Mc Lohan, bagai pesawat angkasa bumi yang tidak punya lagi penumpang, semua adlalh kruw. Fakta di atas seakan menggambarkan tanggapan binung masyarakat "terutama remaja yang membutuhkan peneguhan identitas " atas tercerai berainya dunia sosial. Manakalah pranata desa dengan rasa kebersamaan luluh lentak diterjang industri, dan dunia kota yang tercipta ternyata tak memberi ruang bersama baru.
Barang kali pula inilah konsentrasi dari kegagapan masyarakat kita berhadapan dengan praktek culture industry. 59 tahun Indonesia merdeka, ternyata berderet pekerjaan rumah tanga bangsa ini menuju bangsa yang baik. Kita kutuh generasi yang mumpuni, namung bviula remaja kita masih terus bemimpi jadi bintang hingga mengasosiasikan dalam kehidupan sehari-hari, maka secara perlahan-lahan mereka akan tercerabut dari relitas. Karena disegala mimpinya ada mimpi lain milik anak-anak tak mampu yang ingin mengecap mimpi bukan untuk menjadi bintang. Mimpi mereka sederhana saja merasakan nikmatnya duduk dibangku sekolah untuk memperoleh pendidikan. Kenyataan di atas perlu mendapat perhatian, jikalau tidak maka benar apa yang dikutip Bung Hatta dari penyair Jerman, Schiller : " Suatu abad besar telah lahir, namun ia menemukan generasi yang kerdil." G

gerbang / edisi 4 th.IV Oktober 2004